Skip to content

Setup Android SDK di Ubuntu dengan Mudah: Panduan Singkat untuk Developer

Yhotie
Published date:
Edit this post

Pendahuluan & istilah


📁 Struktur direktori yang disarankan

Misalkan kamu ingin menyimpan seluruh SDK di:

/home/nama_user/Android   ← ini jadi root SDK kamu

Maka struktur idealnya:

/home/nama_user/Android/
  cmdline-tools/
    latest/
      bin/
      lib/
      source.properties
      … (file & folder lain dari paket cmdline tools)
  platform-tools/
  build-tools/
  platforms/
  system-images/
  emulator/    (opsional jika memakai emulator)

Catat:


👣 Langkah setup lengkap

Berikut langkah demi langkah yang bisa kamu tulis di blog:

1. Install Java (OpenJDK)

Android SDK memerlukan Java agar dapat menjalankan alat-alatnya.

sudo apt update
sudo apt install openjdk-11-jdk   # atau versi lain yang kompatibel

Cek:

java -version
javac -version

Jika sistem memiliki beberapa versi Java, kamu mungkin perlu menggunakan update-alternatives untuk memilih yang benar.


2. Download paket Command Line Tools dari Google


3. Ekstrak & atur struktur direktori

Misalnya kamu menyimpan SDK di:

~/Android

Langkah:

cd ~
mkdir Android
cd Android

# Misal file zip ada di ~/Downloads
unzip ~/Downloads/commandlinetools-linux-*.zip
# biasanya akan menghasilkan folder bernama “cmdline-tools” atau “tools” tergantung versi

# Siapkan struktur:
mkdir -p cmdline-tools
mv cmdline-tools/* cmdline-tools/latest   # kalau zip menghasilkan folder cmdline-tools
# Atau kalau zip menghasilkan “tools”, sesuaikan:
# mv tools cmdline-tools/latest

# Setelah itu, pastikan isi folder bin ada di:
ls cmdline-tools/latest/bin
# harus ada sdkmanager, avdmanager, dll

Jika kamu sebelumnya memiliki struktur yang berbeda (misalnya latest/cmdline-tools), kamu bisa memindahkan agar menjadi cmdline-tools/latest.


4. Atur variabel lingkungan (environment variables)

Edit file ~/.bashrc atau ~/.profile (tergantung shell yang kamu gunakan) dan tambahkan:

# root SDK Android
export ANDROID_SDK_ROOT="$HOME/Android"
export ANDROID_HOME="$ANDROID_SDK_ROOT"

# Tambahkan path ke alat-alat SDK agar bisa dipanggil dari mana saja
export PATH="$PATH:$ANDROID_SDK_ROOT/cmdline-tools/latest/bin"
export PATH="$PATH:$ANDROID_SDK_ROOT/platform-tools"
export PATH="$PATH:$ANDROID_SDK_ROOT/emulator"   # opsional, kalau kamu punya folder emulator

Setelah disimpan, muat ulang:

source ~/.bashrc

5. Beri izin (permissions) agar SDK bisa ditulis

Supaya sdkmanager dapat mengunduh dan menulis file ke dalam folder SDK, berikan izin tulis:

chmod -R a+w ~/Android

(atau jika SDK diletakkan di lokasi lain, sesuaikan path-nya)


6. Verifikasi sdkmanager

Coba:

which sdkmanager

Harus menunjukkan:

/home/…/Android/cmdline-tools/latest/bin/sdkmanager

Kemudian:

sdkmanager --sdk_root="$HOME/Android" --list

atau cukup:

sdkmanager --list

Kalau daftar paket muncul tanpa error, berarti setup cmdline-tools sudah benar.


7. Pasang komponen SDK yang dibutuhkan

Misalnya kamu ingin bekerja dengan Android API level 34 dan menjalankan emulator, kamu bisa memasang:

sdkmanager "platform-tools"
sdkmanager "platforms;android-34"
sdkmanager "build-tools;34.0.0"
sdkmanager "cmdline-tools;latest"
sdkmanager "system-images;android-34;default;x86_64"

Catatan:

Jangan lupa:

sdkmanager --licenses

Terima semua lisensi yang diminta.


8. (Opsional) Membuat emulator & menjalankannya

Jika kamu ingin:

avdmanager create avd -n namaAVD -k "system-images;android-34;default;x86_64"
emulator -list-avds
emulator @namaAVD

⚠️ Catatan & tips

Previous
Terminal productivity: the tools that transformed my workflow
Next
Membuat dashboard nextjs dan cutom theme shadcn dengan tweakcn